topbella
Memaparkan catatan dengan label Titipan Istimewa buat seorang WANITA. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Titipan Istimewa buat seorang WANITA. Papar semua catatan

Selasa, Julai 19

Akhawati Fillah... Adakah kau Mendambakan Kebahagiaan?!

Assalamualaikum w.b.t
Salam Mujahadah buat para pengunjung blog ertiketenangan. Jazakumullahu khairon jaza' di atas kesudian kalian untuk menziarahi blog aufa tasneem yang tak seberapa ini :)

Apa khabar kalian? Moga tetap thabat & istiqamah sentiasa di jalanNYA sentiasa kita semua tergolong dalam golongan yang mendapat rahmat, 'inayah, maghfiroh dari ALLAH s.w.t sentiasa, insyaALLAH..

Entri kali nie adalah perkongsian yang Aufa dapati dr facebook.. Moga mendapat manfaat buat semua.

Ukhti (Saudariku) Muslimah,

Adakah ukhti sedang mendambakan kebahagiaan yang hakiki??

Erm.. Sesungguhnya kebahagiaan itu semuanya ada dalam ketaatan kita kepada ALLAH s.w.t. Kebahagiaan seluruhnya ada di dalam meniti di atas manhaj (jalan) ALLAH dan di jalan Rasulullah, kerna ALLAH berfirman:
Dan barangsiapa mentaati ALLAH dan RasulNYA, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. (Al-Ahzab: 71)

Sesungguhnya kesengsaraan (kemalangan) seluruhnya ada dalam kemaksiatan kepada ALLAH dan kebinasaan seluruhnya ada pada selain manhaj ALLAH dan RasulNYA, ALLAH berfirman:

"Dan barangsiapa mendurhakai ALLAH dan RasulNYA maka sesungguhnya ia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata". (Al-Ahzab: 36)



Saudariku Muslimah,

ALLAH telah memuliakanmu, mensucikanmu dan mengangkat kedudukanmu. Tidak ada ajaran manapun yang lebih tinggi mengangkat darjat wanita selain ajaran Islam. Bahkan ALLAH banyak menurunkan hukum-hukum yang khusus berkenaan dengan masalah wanita di dalam kitabNYA yang mulia. 

Sedangkan sebelum Islam, wanita dijadikan barang dagangan yang murah dan hina, bagaikan perhiasan yang tidak ada nilainya. Hina di mata walinya, hina di mata keluarganya, serta dihina kan oleh masyarakat. Oleh karena itu terkadang ia diperlakukan seperti binatang, bahkan perlakuan mereka terhadap binatang lebih baik daripada memperlakukan wanita.

Sesungguhnya engkau, wahai saudariku muslimah, tidak akan mendapatkan kemuliaan kecuali dalam agama ini, maka berpegang teguhlah (dalam agama ini) dan dengarkanlah firman ALLAH yang telah menceritakan kisah orang terdahulu, mestilah engkau selalu mengingatnya agar engkau memuji ALLAH atas kenikmatan yang engkau dapatkan.

ALLAH s.w.t. berfirman:

"Dan apabila seseorang dari mereka diberi khabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah ia akan memelihara dengan menanggung kehinaan, ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup) ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu. (An-Nahl: 58-59)

Saudariku Muslimah,

Sesungguhnya musuh-musuhmu banyak sekali, dan sesungguhnya orang yang ingin memanfaatkanmu dalam upaya meruntuhkan agama, rasa malu dan keutamaan banyak sekali, dan boleh jadi mereka itu dari kalangan kita sendiri.

Salah seorang dari mereka (musuh-musuh Islam) berkata : “Tidaklah keadaan negeri Timur menjadi makmur melainkan apabila seorang pemudi melepaskan hijabnya dan membenamkan (menguburkan) Al-Qur’an dengannya!”. 

Sesungguhnya dengan hal itu mereka ingin mengeluarkanmu menuju kesengsaraan dan kebinasaan, mereka mengajakmu menuju neraka Jahanam. Maka jika engkau menyambut mereka, mereka akan melemparkanmu ke dalamnya. Mereka ingin agar engkau menjadi wanita durhaka, yang berbuat fasiq dan membuka aurat.

Mereka berusaha menggiringmu. Mereka menunggumu dengan sangat sabar agar engkau melepaskan abaya (pakaian muslimah) serta melepaskan hijab dengan segala konsekuensinya, iaitu melepaskan keimanan, rasa malu dan kesucian, kemudian engkau akan meninggalkan kewajiban-kewajiban lain nya. Pada saat itu, perbuatanmu tersebut menyenangkan mereka (para musuh), mereka mempermainkanmu seperti anak-anak bermain dengan bola, dan mereka mempermainkanmu seperti anjing-anjing bermain-main dengan bangkai, semoga ALLAH menjaga kita dari mereka.

Saudariku Muslimah,

Buatlah mereka menjadi marah, dengan tidak memperhatikan mereka dan tidak mendengar kan mereka, buatlah mereka menjadi bersedih dengan keteguhanmu berpegang pada agama mu, dengan menjaga rasa malumu dan beriltizam (berpegang teguh) dengan hijabmu.





Saudariku Muslimah,

Sesungguhnya sebahagian wanita meggambarkan bahwa sufur adalah membuka muka wanita saja, tidak… Tidak ini saja. Sesungguhnya termasuk sufur adalah pakaian yang ketat, yang pendek dan yang tipis. Sesungguhnya termasuk sufur adalah memakai wangi-wangian ketika keluar menuju tempat-tempat yang di dalamnya ada laki-laki. Sesungguhnya termasuk sufur adalah memakai pantalon (celana panjang). Apakah engkau tidak mendengar sabda Nabi :

"Dua golongan ahli neraka yang aku belum pernah melihat keduanya… (dan beliau menyebutkan): Para wanita yang memakai pakaian tetapi telanjang, mereka menyimpang dari jalan yang benar dan memperlihatkan kejelekan mereka kepada orang lain, kepala mereka seperti punuk unta yang miring mereka tidak akan memasuki syurga, dan mereka tidak akan mendapatkan bau syurga, sesungguhnya bau surga tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian". (HR. Muslim).

Para ulama berkata: makna para wanita yang memakai pakaian tetapi telanjang adalah bahwa mereka memakai pakaian akan tetapi pakaian-pakaian itu ketat, tipis atau tidak menutup seluruh badan.

Saudariku Muslimah,

Agamamu adalah bentengmu yang amat kukuh, (untuk) memelihara kesucian, rasa malumu dan kemuliaanmu. Agamamu memerintahkanmu untuk berhijab dan memiliki rasa malu. Kapan saja engkau meninggalkan perintah ini, maka engkau akan ditimpa adzab ALLAH di akhirat sedangkan di dunia engkau menjadi mangsa serigala-serigala manusia yang ingin mencuri kesucianmu agar engkau merasakan kesusahan (kesedihan) sepanjang hidup. Akan tetapi sebahagian akhwat - semoga ALLAH memberikan hidayah kepada mereka- telah mendengar seruan serigala-serigala itu, tetapi malah bekerja untuk mereka.

Saudariku Muslimah,

Takutlah engkau kepada ALLAH dan laksanakanlah tugas-tugas yang DIA wajibkan kepadamu. Apabila hatimu mengeras maka ingatlah bencana yang telah menimpa orang lain. Engkau tidak tahu kapan bencana itu akan datang kepadamu, sesungguhnya itu adalah maut yang pasti terjadi.

"Tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan". (Ali-Imran: 185)

Ingatlah wahai wanita hamba ALLAH, pada hari di mana engkau diletakkan dalam kuburan, dalam lubang yang gelap dan sepi itu. Ingatlah ketika sangkakala ditiup dan engkau dikumpulkan bersama para makhluk dalam keadaan tidak memakai alas kaki, telanjang dan kebingungan. Matahari benar-benar akan dekat darimu kurang lebih satu mil, dan engkau akan dipanggil dengan namamu diantara para makhluk untuk dihisab.

Bagaimana keadaanmu ketika itu wahai hamba ALLAH??

Di mana persiapanmu wahai wanita yang lalai??

Apakah mode-mode pakaian akan bermanfaat ketika itu??

Apakah lagu, drama, filem dan majalah-majalah (yang merosak) akan bermanfaat?? 

Apakah barang-barang permata akan bermanfaat??

Tidak.... demi ALLAH, hal itu tidak akan memberikan manfaat sedikitpun selamanya. Yang bermanfaat hanyalah kebaikan-kebaikan, dan amal-amal shalih, setelah mendapatkan rahmat dari ROBB bumi dan langit.

Ingatlah, bertaqwalah kepada ALLAH, wahai engkau yang bercampur baur dengan laki-laki. Bertaqwalah kepada Allah, wahai engkau yang keluar (rumah) dalam keadaan memakai wangi-wangian menuju pasar-pasar dan jalan-jalan. 
Bertaqwalah kepada ALLAH wahai engkau yang menawarkan dirimu untuk berkhalwat (menyendiri) dengan laki-laki asing.

Tidaklah seorang laki-laki bersepi-sepi (berduaan) dengan seorang wanita melainkan syaitan menjadi orang yang ketiga (di antara) keduanya.

Bertaqwalah kepada ALLAH wahai engaku yang mendidik anak-anakmu dengan pendidikan yang tidak baik/ benar. Engkau tidak mengingatkan mereka dengan ketaatan kepada ALLAH, tidak menasehati mereka dan tidak menunjukkan mereka pada apa-apa yang dapat memberikan manfaat di dunia dan di akhirat. Bertaqwalah kepada ALLAH dan jagalah dirimu dari menjadi barang mainan orang-orang yang lemah iman. Bertaqwalah kepada ALLAH dan kembalilah pada petunjuk sebelum datang suatu hari yang pada hari itu hati-hati dan pandangan-pandangan (mata) dibalikkan. Ketahuilah bahwa adzab ALLAH sangat keras, dan sesungguhnya engkau -demi ALLAH- tidak akan kuat merasakan adzab neraka.

Sesungguhnya gunung-gunung jika dilewatkan pada neraka maka dia akan meleleh karena kuatnya panas neraka. Maka dimana engkau wanita yang lemah dibandingkan dengan gunung-gunung yang perkasa dan kukuh.

Sesungguhnya engkau mampu bersabar atas rasa lapar dan haus, dan engkau mampu bersabar atas bahaya. Akan tetapi demi ALLAH yang tidak ada ilah (sesembahan) selain Dia, tidak ada kesabaran bagimu terhadap neraka. Ingatlah, maka selamatkanlah dirimu dari neraka sebelum terlambat. Ketahuilah bahwa dunia ini pasti akan berlalu dan akhirat adalah tempat yang kekal.

Semoga ALLAH memberimu taufiq kepada apa-apa yang dicintai dan diredhai olehNYA, dan semoga ALLAH memberikan manfaat kepadamu dari apa-apa yang engkau dengar dan engkau baca, dan semoga ALLAH menjadikannya sebagai pendukung bagimu bukan sebagai bumerang atasmu.

Semoga ALLAH memberikan shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad , keluarganya dan para sahabatnya seluruhnya.

Maraji’: as-Sunnah edisi 08/ Th V/ 1422H – 2001M (disunting)

www.bukhari.or.id

Rabu, Mac 2

Jangan Biarkan Ayah dan Saudara Lelaki kita Berdosa (",)

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته.....

Kaifahalukum Jami'an ya ikhwah & akhawati?!! Doa maksue agar kalian juga diri ini sntiasa dirahmati, diberkati, dilindungi ALLAH, mudah-mudahan insyaALLAH...

Alhamdulillah.... Lafaz syukur kita panjatkan kerana kita semua masih diberi izin untuk bernafas dan dikurniakan nikmat Iman dan Islam... Salam mujahadah salam perjuangan.. Moga kita terus thabat dan istiqomah di jalanNYA..

InsyaALLAH sahabat-sahabat, entri kali ni maksue ingin kongsikan satu nukilan yang diolah sedikit. Nukilan ini diperoleh dr laman web popular "i_luv_islam". Oleh sebab maksue pun belum mutazawwijah, jadi maksue olah sedikit krn tajuknya utk suami, digantikan untuk ayah dan saudara-saudara lelaki, nak tengok yang asli ziarahi sendiri link ini :

http://www.iluvislam.com/keluarga/perkahwinan/1473-aku-tak-mahu-suamiku-berdosa.html

Diriku hanya lah seorang insan biasa, seorang insan yang tak pernah sunyi dari melakukan kekhilafan.. Sepanjang hayatku yang hampir 23 tahun ini, ada pasang surut imannya.. Kerna manusia itu sering alpa dan leka, sangat beruntunglah mereka yang membersihkan diri mereka. Kerana ku yakini firmanNYA yang ini :

((فألهمها فجورها وتقواها..قد أفلح من زكاها..وقد خاب من دسّاها))


Mafhumnya... :Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) keFASIKan dan keTAQWAannya**Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu**dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya

Maksue kan berusaha yang terbaik, untuk menjadi seorang anak yang solehah kepada kedua ibu bapa, adik yang muaddabah kepada kedua abang-abangku, muslimah solehah mukminah dalam rangka membentuk "individu muslim" serta persiapkan diri untuk membentuk "bayt muslim" suatu hari nanti. Ya ALLAH, kurniakan buatku seorang teman pendamping yang mampu membimbingku serta zuriatku menuju redhaMU di Akhirat sana. Allahumma Aaamin


Duhai ukhti ku muslimah


Sayangi diri dan mahram kita,
Jangan biarkan ayah dan saudara lelaki kita berdosa,

Kerna kita pasti tak mahu mereka menanggungnya
kerana kita..

Ayuh... Labuhkan jilbab kita,
Usahakan agar aurat tertutup dengan sempurna,
Jangan biarkan ayah dan saudara lelaki kita berdosa



Andainya...
Khilaf kita berulang lagi,
Usahakan ruang untuk kembali

Jika kecewa atas kelemahan diri,
Membelenggu hati dan fikiran,
Jangan... Jangan... Jangan kita sesekali berputus asa

Kerana Allah bersama kita,
Kerana kita tak mahu ayah dan saudara lelaki kita terus berdosa

Segera perlengkapkan diri kita,
Dengan sinaran ilmu dan agama
Agar kita dapat membezakan
Antara yang hak dan yang bathil

Jangan biarkan ayah dan saudara lelaki kita berdosa
Jaga dan hati-hati dalam pergaulan
Dengan mereka yang bukan mahram

Kita tak mahu ayah dan saudara lelaki kita berdosa
Jaga dan peliharalah diri
Agar terhindar dari fitnah manusia
Kerna fitnah kita fitnah duniawi

Jangan sesekali kita biarkan ayah dan saudara lelaki kita berdosa,
Kerana kita pasti sangat sayangkan mereka
Dan kita tak mahu ayah dan saudara lelaki kita binasa
Terhumban...
Ke neraka jahanam kerana diri kita yang alpa

Jangan biarkan ayah dan saudara lelaki kita berdosa
Kerana KITA...

Aku tak mahu AYAH dan SAUDARA LELAKI ku berdosa..

قو أنفسكم وأهليكم نارا



FI AMANILLAH....
Wassalam.... ^_^


Ukhti kalian Fillah,


Isnin, Julai 12

Muslimah Solehah... Dia lah Srikandi Harapan Ummah



“Perhalusilah akhlakmu, maka benteng maruahmu sukar diroboh… Basahilah lidahmu dengan limpahan Kalam dari langit yang ketujuh… Pukullah hatimu agar sentiasa sujud bertawajjuh. Maka pasti terasa getaran dalam jiwamu dek kerana kehebatan Tuhan Yang Empunya ruh… Moga terbongkar rahsia keramat malam dan subuh. Dikala itu, bercahayalah ruhanimu disinari nur Taqwa yang menyuluh”.

·         Dia adalah HAWA.
·         Dia dicipta sebagai wanita. Pelengkap lelaki yang mempunyai keistimewaan yang tuntas dan termahal di dalam menjana peribadi unggul dan berprestij.
·         Dia adalah aspirasi setiap generasi. Bertepatan dengan fitrahnya yang lembut, berhikmah, halus dan tersendiri, ia mempunyai sentuhan ajaib yang terlalu sukar untuk diganggu gugat.
·         Agung dan uniknya wanita kerana menjadi tapak semaian pertama benih-benih generasi yang bakal mewarnai dunia dengan agenda perjuangan.
·         Peranannya di dalam memanusiakan manusia tidak pernah dinafikan oleh kebenaran sejarah.

Duhai saudariku Hawa yang dikasihi dan di rahmati ALLAH hendaknya…

Dilahirkan kita sebagai seorang wanita..
Kita ini  dianggap sebagai insan yang lemah, namun kita tidak pernah teragak-agak untuk bergandingan dengan rijal sebagai srikandi yang mekar dan terus mewangi di taman dakwah dan jihad.

Wahai kaumku HAWA….
-          Senyuman kita adalah rahsia yang tersingkap
-          Tangisan kita adalah rasa yang lahirnya dari lubuk hati
-          Kemarahan yang lahir adalah pemberontakan kasih sayang.

Amat malang, kewujudan makhluk ciptaan ALLAH s.w.t yang merupakan sebahagian daripada juzu’ alam ini disalahertikan oleh golongan jahiliyyah suatu ketika dahulu.  

Apa tidaknya, bagi mereka, wanita adalah lambang kehinaan, punca kepapaan, satu kaum yang tidak bernilai dan boleh ditanam hidup-hidup. Malahan…., memanjangkan hayat wanita bermakna membenarkan kehinaan bertapak di dalam keluarga. 

Wanita adalah golongan terpinggir yang tidak pernah diiktiraf haknya di dalam meneruskan kehidupan mereka. Kebencian mereka terhadap wanita didedahkan oleh Allah di dalam Al Quran ketika kalam kepastianNya dituturkan, yang bermaksud :
“Dan apabila seseorang dari mereka diberi khabar gembira dengan kelahiran anak perempuan, hitamlah ( merah padamlah ) mukanya dan dia sangat marah.Ia menyembunyikan dirinya dari orang ramai,disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)?. Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu”.
(Surah An Nahl, Ayat :58-59).

Alhamdulillah...
Kedatangan Islam meninggikan martabat wanita untuk bergerak seiring dengan kaum lelaki sebagai sayap kiri perjuangan. 
Firman ALLAH yang bermaksud :
“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah, sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana ”.
(Surah At Taubah, Ayat : 71)

"Wanita dimasyhurkan kerana tidak ditonjolkan. Ia tersembunyi biarpun hadirnya menggegarkan ”.

Sahabiyah, Ibu2, Kakak2 dan Adik2 yang dihormati…

Kelahiran Saidatina Khadijah r.a, Saidatina Aisyah r.a, Saidatina Fatimah r.a, Asma’, Rabiatul Adawiah dan srikandi-srikandi pejuang didikan madrasah Rasulullah menyerlahkan imej wanita sebagai ratu manusia dan ibu yang telah berjaya membentuk Generasi Rabbani. 

Misalnya, Saidatina Khadijah r.a, beliau adalah lambang keunggulan wanita muslimah. Sebaris nama itu sering menjadi sebutan dibibir Rasulullah s.a.w biarpun pada hari-hari selepas kematiannya. Dia adalah wanita pertama yang menjadi penyeri dunia Rasulullah s.a.w.
Manakala Saidatina Fatimah r.a yang solehah, beliau punyai peribadi anggun indah yang menjadi nadi kepada kelangsungan hayat Saidina Ali r.a. Puteri kesayangan Rasulallah ini tidak suka melihat lelaki dan tidak suka pula dilihat oleh lelaki.
Asma’ r.a, puteri sahabat Rasulallah iaitu Saidina Abu Bakar As-Siddiq telah berjaya melahirkan Abdullah Az Zubir r.a, beliaulah panglima yang gagah berani melalui kemantapan tarbiyyah ibundanya Asma’.
Rabiatul Adawiah pula merupakan sumber inspirasi cinta yang sentiasa merindui penciptanya ALLAH ‘Azza Wajalla. Dia tenggelam di dalam keasyikan cinta Al Haq yang sering melafazkan alunan resah pada setiap penjuru dosa.

Lafaznya : “Bagaimana aku tidak bersedih sedangkan aku tidak tahu samada Dia marah atau redha denganku”.
“ Alangkah buruknya hamba yang menyembah Allah S.W.T semata-mata mengharapkan syurgaNya dan takutkan api nerakaNya.Seandainya Allah tidak menjadikan syurga dan neraka, apakah kamu akan menyembahNya ? ”.

Itulah wanita-wanita yang sering menggegarkan dunia, para srikandi mujahidah solehah ini menjadi idola setiap muslim yang beriman.

Walau bagaimanapun, Era pasca modenisme menyaksikan wanita-wanita yang seumpama itu kian lumpuh dan tandus. Wanita biasanya dikaitkan dengan kelemahan yang sering menuntut kebebasan. Mereka lebih mementingkan kecantikan zahir (jasmani) untuk dipertontonkan tanpa menekankan kecantikan diri (batin jua rohani) yang lebih universal dan abadi.

Wanita kini dieksploitasi oleh setiap golongan yang tidak memahami fungsi kewujudannya. Wanita bukan lagi pakar yang mempunyai penawar ampuh yang dapat  merawat penyakit ummah yang semakin kronik dan bervariasi. Malahan, kini kebanyakan mereka adalah wanita adunan barat yang sering mengaplikasikan imej Diana, Madonna, Elizabeth Taylor, atau Whitney Houtosn sebagai budaya. Mereka adalah puteri, ratu dan Cinderella abad ke 21 yang menjadi igauan dan impian wanita-wanita yang mempunyai penyakit hati.

Pastinya setiap wanita muslimah merasa terpanggil untuk merubah situasi ini. Emosi dan psikologi muslimah akan tertampar pedih melihat kemelut yang tercetus di abad ini. Ke mana hilangnya Khadijah, Aisyah, Fatimah, Rabiatul Adawiyah dan Isabella di dalam diri wanita hari ini ???

Apakah kehilangan mereka merupakan penamat kepada perjuangan muslimah atau pencetus kelahiran baru yang lebih gemilang?? 

Oleh itu wahai kaumku Hawa…

Biarlah ilmu dan kesedaran yang menentukan keinginan kita untuk bertindak. Cukuplah perkhabaran daripada Rasulullah s.a.w. yang mengatakan bahawa kebanyakan wanita adalah penghuni neraka sebagai peringatan yang membataskan segala pergerakan dan kata-kata.

Marilah kita sama-sama mengutip sejarah keagungan wanita srikandi solehah terdahulu untuk kita warnakan kehidupan srikandi muslimah alaf baru. Kita adalah penerus kesinambungan semangat waja muslimah solehah yang bakal melahirkan seribu Asma’, Khadijah, Fatimah, Rabiatul Adawiyah dan seumpamanya.
 
“DUNIA ini ADALAH suatu PERHIASAN semata-mata. SEBAIK-BAIK PERHIASAN DUNIA ialah WANITA YANG SOLEHAH”.


Moga-moga diriku dan seluruh muslimah di luar sana tergolong dalam golongan yang sentiasa mendapat naungan Rahmat, ‘Inayah, Maghfirah dari ALLAH s.w.t. InsyaALLAH… ALLAHUMMA Aaaaminnnn…..

:: من أنا ::

Foto saya
Mu'tah, Karak, Jordan